Sunday, December 11, 2011

Please answer the question.

Assalamualaikum,

Well, a year has passed and where in the world are we now guys? (you know the questions are asked especially to SPM 2010 mainly from MJSC KKB). For most of us, yang ambil SPM 9 subjects and science stream lah kan, 8th December 2010 was the last day in school dengan mengharungi Bio paper 1, 2 and 3. Then kita semua get ready to say goodbye and farewell to all of our memories together in the school. For most of us, 5 years. Living in boarding school is a great difference than hidup budak kementerian pelajar sekolah harian. They don't get to feel the bond that we created among us for years and years. 



You know, parents can only know what you are telling them or what've they heard somewhere. The teachers knows what they have been observing and listening. Kinda like the kids that grows up in front of your very own eyes. But these kids, now a young adult, spent a whole lot greater deal of time with you. Yelah, bayangkan. Bila bangun dari tidur, the first one you see is not your family or your teachers (well sometimes wardens yang kita nampak dulu. Dengan rotan di tangan. sebab kita bangun lambat) but your friends. 

And it's kinda normal to think for their kebajikan as well. Kita akan kejut mereka bangun tidur dan berusaha sehingga berjaya, then pergi siap-siap, keep in mind all the time in the bathroom you see a lot of them too. Then, kita akan go to breakfast (if sempat), then pergi roll call, then naik atas ke kelas untuk tunggu teachers (sebab kelas kat MRSM KKB atas bukit). During all that time, the one we cari first thing in the morning are our best friends, then we talked and talked and talked sampai berpisah went we need to go to class. Imagine that when you are living with your family, especially dalam big bathroom like we went to. Seriously, no one is singing out loud when you are in the shower; tak payah tunggu turn kat sink; tak perlu risau bila keluar dari shower, friends gonna smack your back with a handful of sabun.

Tak cerita lagi bila kat kelas you get to see all the girls, then turun minum pagi, potong line or beratur ikut peraturan (well, coz  makan free and normally orang tak eat breakfast), beli addtional food di koperasi, naik balik kelas and then segera berlari nak lunch cepat just so that boleh tidur kejap before prep. Then naik atas again (after kawan kejut and mandi) and buat homework or ada C.O.S., then turun bawah and go straight to room, tukar baju and hangout. Then makan malam (kalau rajin or lapar gila!), then mandi and go to surau for compulsory Maghrib and Isya' prayer. Lepas tu prep malam. Speaking of prep malam, kalau ada pengumuman prep malam dibatalkan.... MEMANG HAVEN! 

Well, I'm thinking of the baju we guys wore during those time. Baju kolar tucked-in and slacks and kasut, baju melayu with or without butang and slacks and sandals, and bags yang pakai pagi petang siang malam. Gosh! I missed those days!!

Now, we come again to my first question: Where are we now guys? Are we still the same guys yang main-main masa buat experiments? Are we still the same guys yang go to teachers' lounge just nak aircond or nak jumpa dengan cikgu to ask question or just nak berborak? Are we still the same guys yang pagi petang siang malam carry the same burden and running to the same goal nak kan yang terbaik for big examinations? Are we the same caring friend yang tolong kejut, tapau makanan from DS, amik buah lebih, celup gelas dalam tong air, minta kuah lebih and things like that? If we are not, where are we now guys?

Kat mana mentaliti kita sekarang? Masih inginkan keseronokan dan kebebasan macam yang kita nak time F5 dulu? Masih berada di tahap yang sama dengan ilmu yang kita dah gain selama 5 years in high school? Take Bio for example. Ilmu yang kita tungkus-lumus belajar dulu tu, masih di tahap yang sama... atau dah berkurang? BM, kita masih berusaha nak buat karangan dengan bahasa bombastic dan idea bernas? Do we really care dengan ilmu yang pernah kita gain? Kita pakai tak? Apply tak dalam hidup sekarang? Itu belum cerita dengan ilmu yang kita gain lepas SPM. Ada kita tambah ilmu Physics, like on radio active dacay, and whatsoever just to make sure dia tak hilang? Ada kita bercerita mengenai Kerajaan Agraria and Kerajaan Maritim yang kita belajar time lower form and upper form? Ada?

How about our devotion to Islam or your devotion towards your own belief? Time nak ambil SPM dulu, solat berusaha tak tinggal, siap solat sunat hajat and rawatib bagai. Puasa Isnin Khamis kalau boleh. Baca Al-Quran at least 3 pages a day. Baca doa before belajar (siap meaning and pujian kepada Allah and Rasulullah lagi). Give greetings and say thank you to yur teachers or lecturers whenever they come in or go out. Baca Asma' Al-Husna pagi-pagi. Sebelum masuk dewan peperiksaan, baca doa. Bila nak langkah masuk, langkah kaki kanan and tawakal. Ada kita buat lagi hari ni? Ada kita buat semua tu? or ada, at least, kita still buat most of them? Ada?

So again, where are we now guys?

Tuesday, December 6, 2011

Finally! An Update.

Assalamualaikum,

Masya-Allah! Setelah 3 bulan blog ini tidak berpenghuni (bukan dari segi ada orang jenguk atau tidak) akhirnya malam ni muncul post baru yang tak seberapa. Basically semuanya sebab Fatin Nazirah Asnan punya kerja. Habis dia post pasal kucing kat blog dia and aku pun rasa macam nak ikut juga menulis. And actually, aku dah tak berapa ingat macam mana style aku menulis dalam blog ni dulu (boleh je study balik kan?).Masalahnya aku malas So, kalau cara aku menulis dalam post ni dan dalam post-post yang akan datang itu berbeza dengan cara dan gaya aku punya post yang dulu-dulu, sorry lah ya.

So, basically, aku sedar aku mula tak ber-blogging sejak aku masuk Institut Pengajian Tinggi (IPT). Kalau ikut hasrat hati waktu nak masuk bulan Julai dulu tu... memang nak je aku tulis di Facebook dan kat sini. Namun, disebabkan aku nak berahsia dari seseorang ni, jadi tidaklah aku beritahu exactly how my life was like at that moment. And aku tidak mahu pula bercerita mengenai apa yang aku ambil dan bagaimana perjalanan hidup aku mengharunginya secara terbuka dan terang-terangan di sini, atas harapan untuk membiarkan dia tertanya-tanya. Aku pun dah penat dengan fact bahawa dia tahu kehidupan aku tetapi aku tak tahu kehidupan dia. Satu, benda tu tak adil. Dua, tak pula aku sibuk nak minta tahu macam-macam.

Maafkan aku kalau post kali ini tak went viral atau bukanlah post yang menarik minat anda untuk bertandang ke blog saya lagi lepas ni. But, just to clear things up, actually there are a lot of things that I always wanted to post in here. Like literally a lot! I've been jotting down tittles of the posts and made mental mind maps about what am I going to write... but procastination took over. So, here I am, giving an excuse to my readers. Punya lah lama dan banyak tajuk-tajuk, sampai aku dah lupa tajuk itu untuk apa dan tajuk ni untuk apa. 

Briefly about my life for the past 5 months, aku sekarang hidup bersama satu kelompok rakan-rakan yang begitu diversed. You see, when I am in MJSC KKB, they are all the ones that I have and get. But once I was out (not neglecting the fact that I  have been missing them so much for the first 6 months after SPM), aku dah TERluaskan aku punya circle of friends. TER ya, not intentionally... rasanya lah.

Today, aku ada friends from Sabah because of PLKN. Tak kisah lah I made more Sabahan friends than Peninsular friends ke tidak (which means aku tak ramai kawan PLKN kat Semenanjung. Kalau ada outing ke apa ke di KL, fat chance lah aku diajak). But having Sabahan friends are great! Baru-baru ni, I got the chance untuk bawa two of my Sabahan friends yang ketika ini tengah study kat KL and Shah Alam naik roller coaster. That was their first time and I hoped they are looking forward to naik other roller coasters after this.

Today, aku ada banyak friends dari Malay College Kuala Kangsar (MCKK). It is interesting to get to know them really. Yelah, selama ini aku duduk dalam MRSM where the students consists of boys and girls, but being MCKK students, semua orang tahu mereka ini hidup lebih 2 tahun dengan boys only (well, that sounded so wrong). Lebih-lebih lagi MCKK tu boarding school. So, to get to know their lives dalam MCKK memang best. Infact, En. Shafie (Ahmad Firdaus's dad) did mention something like "Budak-budak MCKK ni bagus untuk buat contacts when you dah grown up. Because mostly, diorang lah yang pegang company-company kat Malaysia ni", when we came to rumah Ahmad Firdaus untuk dinner or something a while ago.

Today, aku ada friends dari latar belakang yang unik dan asing dalam kehidupan aku. Aku pun tak sure macam mana aku boleh jadi friends dengan mereka ni. Maybe sebab duduk sebelah dalam kelas; or maybe sebab dia jenis yang paling bising dalam kelas (which means dia must be opening up to us, which made everything a lot easier); or maybe mereka memang jenis yang suits aku. Right now, I am happy to have a friend yang macam Azlan Zainal Abidin but a little bit naïve which is good sebab that means dia belum rosak and I hope he'd still be that way; I have a friend yang rupa dia macam Misha Omar (but my sister kata muka macam MatLuthfi90) yang mampu mendengar dan menerima macam-macam tanpa giving the slightest clue yang dia mengalami kesusahan..... until the very end; I have a friend yang a bit slow in action and reacting but dia suka smile... and everyone suka someone yang suka smile kan? So lantaklah dia a bit (just a bit ya) slow in reacting ke.. apa ke.. as long as dia senyum, everything should be fine.

I know those paragraph sounded weird. Well, aku bukan jenis yang meng-approach orang untuk buat kawan. But to have the chance to know them right now is great! Banyak yang aku belajar and banyak memories aku aku share dengan mereka ni. 

Aku juga dah banyak buat kerja-kerja production short video which all of them are music videos. Biasanya aku tukang arah-arah orang (nampak sangat yang aku ni bossy dan bajet bagus), pegang camera (sebab aku nak capture apa yang aku envision) dan sometimes buat video editing . Kalau nak tengok my videos, boleh buka Youtube and cari TheRyuuYamashita or click di sini dan tengok. And I helped making another 4 videos actually. Satu for pertandingan di IPT (which ada conspiracy theory kenapa kami tak menang), satu for my group punya music video untuk Oral Communication (OC) class, satu I helped this other group for their OC and satu  for extra credit music video for OC. Semua boleh tengok di Youtube.

So, dengan kehidupan di hujung tahun ni, I really understand apa yang budak-budak Form 5 rasa. So I'll be posting some tips and advices from my point of view in certain things macam PLKN, scholarships, interviews and life after those. Hopefully lah kan. And I'll be updating you guys about my life more kot, atas sebab-sebab yang bakal saya terangkan satu hari nanti. So, basically this is it. To those yang keep checking my blog sepanjang 3 bulan hoping to find a new post, terima kasih banyak-banyak sebab anda sanggup check my blog walau tiada apa-apa pun. To those yang baru jenguk-jenguk, welcome and I hope you can explore my writings and my blog sebab ada tabs kat atas tu yang I'm pretty sure tak ramai pakai. Again, thanks.

Wednesday, August 17, 2011

Kekuasaan-Nya

Assalamualaikum,

Ingat lagi cerita saya mengenai Langit Ilahi? Bagi sesiapa yang malas untuk cari article itu di search box, boleh lah click di sini. Pasti ramai yang tak berapa nak faham dengan apa hal pula tiba-tiba sahaja saya minat membaca karya Hilal Asyraf. Ramai juga tak berapa nak grasp the speciality of the 18th article.


Begini, article itu menceritakan perjuangan Rasulullah. Gaya penulisan Hilal Asyraf ketika itu sangat menusuk hati hati kerana dia suruh saya bayangkan, seorang manusia biasa, yang sanggup berlapar, sanggup luka sana-sini, sanggup kena caci, maki, hanya untuk pastikan Islam sampai kat kita hari ini. Kenapa? Sebab takut kita tak masuk syurga. Bayangkan, literally bayangkan, sekarang ada manusia seperti itu di muka bumi Allah hari ini. Lawan Amerika and Israel, kena sekatan ekonomi (tak boleh makan berhari-hari), kena pukul, kena baling botol kaca sampai berdarah-darah, kena sepak, lempang semua dangan orang-orang sekeliling. Yelah, bayangkan seorang lelaki keluar kat Bukit Bintang, tiba-tiba orang ramai kejar, bawa kayu, batang paip, botol kaca sebab nak pukul dia. Yang lain? Just tengok dan kata: "Itulah, bawa ajaran tah pape lagi.."

Saturday, August 13, 2011

Bestnya Berduit!

Assalamualaikum,

Dah sebulan blog tak ber-update. Nak kata lap top tiada... masalahnya benda itu sentiasa ada bersama. Nak kata tiada internet connection pun tak boleh sebab 24/7 ada di apartment (thanks to P1). Nak kata tiada masa? Haha... Program yang lagi brutal pun boleh update blog. Kenapa tidak saya?

##############################

Apa yang anda akan lakukan jika anda ada RM29.90? Beli novel? Baju atau kasut? Bagaimana pula jika anda ada RM1,000,000? Satu juta ringgit? Mungkin anda akan kata: saya akan simpan RM200 000. Saya akan beri ibu ayah sebanyak RM500 000 dan lagi RM200,000 akan saya belanja. Saya tahu ada yang plan berbeza, tapi ada anda terfikir dengan RM200,000 anda boleh buat apa? Beli iPhone 4? Baru RM1,500++ Beli baju baru, kasut baru, tali pinggang baru, stokin baru, wallet/purse baru, earing baru, topi baru dan segalanya. Tup-tap-tup-tap, baru habis RM2,000. Kiranya dalam masa 5 hari anda mungkin telah berjaya membelanjakan RM7,000 dengan jayanya! WOW! Besar nombor itu. Tapi, RM7,000 dari RM200,000... anda masih punya baki RM193,000. Nak habiskan semuanya dalam masa sebulan? Apa lagi yang anda mahu beli? Phone baru sudah, baju-baju sudah, buku sudah, accessories sudah... apa lagi?

One of the most expensive phone.

Thursday, July 14, 2011

A Very Good Example

Assalamualaikum,

Saya baru tahu bahawa Joanne Kathleen Rowling mempunyai masalah depression yang teramat sangat akibat kematian ibunya. Kerana depression itu J.K. Rowling tidak mampu meneruskan kehidupannya seperti biasa. Bak kata tuan punya badan: "It is something that you cannot possibly feel because it is not a feeling. It is not sad bacause sad is an emotion. You can feel sad. But depression is beyond that. It is a situation where you are plunged into nothingness. You are soulless. Lifeless".

Bagi pembaca dan penonton siri Harry Potter yang movie franchise-nya telah pun berakhir hari ini, pasti kenal that kind of sensation. Perasaan ini dizahirkan melalui satu makhluk ciptaan J.K. Rowling. Makhluk ini berjubah hitam yang koyak rabak dan berpenutup kepala. Makhluk ini juga terbang dan makanan mereka adalah kesedihan manusia. Apa benda itu? Ya, Dementor. sungguh saya tidak sangka Dementor merupakan satu ciptaan hasil daripada realiti kehidupan J.K. Rowling.

Dementors

Friday, July 1, 2011

In The Know

Assalamualaikum,

Seumur hidup saya, saya tidak pernah kisah pun mengenai unit-unit beruniform di luar sekolah seperti Polis Diraja Malaysia (PDRM) serta Angkatan Tentera Malaysia (ATM). Sehinggakan ketika mengikuti PLKN pun, saya tidak mendaftarkan diri dalam mana-mana pasukan beruniform seperti JPAM, PDRM, RELA serta Askar Wataniah. Saya tidak berminat langsung untuk menceburkan diri dalam bidang yang restrict my freedom of expression ni.

Saya juga merupakan seorang lelaki yang sangat suka membaca. Terutamanya novels. Bagi yang pernah baca article saya mengenai confession, anda tahu bagaimana taksubnya saya dengan buku. Bagi yang belum, anda boleh search 'confessions' di search box atau bacanya di sini. Jadi, saya membaca genre detective. Selama ini saya lihat itu sebagai entertainment. Tidak pernah sink in my heart that it is actually happening everywhere.

Setiap hari, kita akan bangun pagi, mandi, sarapan, lakukan tugasan... bekerja, belajar, menjaga anak orang dan sebagainya; balik rumah, tonton TV dan tidur. Typical and normal things to do everyday. Namun, sedarkah anda bahawa ada individu yang bertungkus-lumus sehingga berbunuh-bunuhan untuk memastikan anda dapat meneruskan hidup anda seperti itu setiap hari?

Cubaan Budak Lelaki 7 Tahun Membunuh Ibu Sendiri

Assalamualaikum,

Sejak akhir-akhir ini saya sudah mula menjinakkan diri untuk menonton Oprah di channel DIVA Universal saluran 702 di Astro (saya tahu... saya noob). Insha Allah setiap petang, selepas solat Asar dalam jam 6.05 minit petang Oprah Farewell Season akan ke udara. Saya belajar banyak benda dari rancangan bual bicara tersebut. Banyak issue yang buat saya berfikir tetapi banyak juga saya tidak berapa faham.

Tadi Oprah membincang satu issue yang sangat menarik. Sangat-sangat menarik. Ayat pertama yang keluar dari mulutnya ialah: "What would you feel, if someone do not want you to live? Now imagine, it is your own 7 year old son". Ya, Oprah membawa sebuah kisah tragik seorang budak lelaki yang berumur 7 tahun yang berjaya memegang pisau dapur dan bersedia untuk menikam ibunya sendiri. Bayangkanlah, budak-budak darjah satu yang anda lihat di sekolah rendah itu, sudah mampu untuk membunuh wanita yang mengandungkannya.

Gambar hiasan.